QA
Open QREED

Avatar Clone vs Scene Capture

Pahami perbedaan mendasar antara dua fitur utama dalam Qreed Editor — kapan harus menggunakan masing-masing dan bagaimana keduanya bekerja bersama.

free1m · 50 XP
Avatar Clone vs Scene Capture

Avatar Clone vs Scene Capture

Pahami perbedaan mendasar antara dua fitur utama dalam Qreed Editor — kapan harus menggunakan masing-masing dan bagaimana keduanya bekerja bersama.

Dua Pendekatan, Satu Tujuan

Qreed menyediakan dua komponen berbeda di panel Edit Assets untuk menghasilkan gambar AI berkualitas tinggi. Masing-masing punya peran spesifik dalam workflow pembuatan konten visual Anda.

Avatar Clone

Membuat karakter baru dengan melakukan DNA scan dari foto referensi. Sistem akan mengekstrak fitur wajah, warna kulit, gaya rambut, dan proporsi tubuh untuk menghasilkan avatar yang konsisten di berbagai scene dan pose.

Scene Capture

Meniru pose, lokasi, dan komposisi dari foto referensi, lalu menduplikasinya ke karakter avatar yang sudah Anda miliki. Fokusnya pada environment dan body language, bukan pada pembuatan identitas baru.

Components panel showing Avatar Clone and Scene Capture

Kedua fitur tersedia di panel Components → bagian Edit Assets. Scene Capture untuk mengekstrak lighting & komposisi, dan Avatar Clone untuk mentransfer wajah & ekspresi dari foto referensi.

Tampilan di Qreed Editor

Berikut tangkapan layar langsung dari Qreed Editor yang menunjukkan perbedaan antara Avatar Clone dan Scene Capture saat digunakan.

Avatar Clone workflow in Qreed Editor

Alur Avatar Clone: Foto referensi dimasukkan ke node Reference, lalu dihubungkan ke AI Avatar Scanner yang melakukan DNA scan. Setelah status "Scan Berhasil" muncul, karakter siap di-generate melalui node Image Generator.

Scene Capture workflow in Qreed Editor

Alur Scene Capture: Foto referensi dihubungkan ke node Scene Capture yang menganalisis pose, lighting, dan lokasi. Hasil analisis berupa JSON Prompt yang dikirim ke Image Generator untuk menghasilkan karakter Anda dalam scene yang sama.

Skenario Penggunaan

Gunakan Avatar Clone untuk membuat karakter utama campaign. Scan DNA sekali, lalu gunakan karakter tersebut berulang kali di berbagai scene.

Gunakan Scene Capture untuk meniru pose dan setting dari foto influencer, lalu terapkan ke avatar karakter brand Anda.

Gunakan Avatar Clone beberapa kali dengan foto berbeda untuk membangun roster karakter yang bisa digunakan dalam satu storyline.

Gunakan Scene Capture untuk memastikan semua visual campaign menggunakan setting, lighting, dan komposisi yang seragam.

Tips Kombinasi Avatar Clone + Scene Capture

- Langkah 1: Gunakan Avatar Clone terlebih dahulu untuk membuat karakter. Pastikan foto referensi berkualitas tinggi, wajah terlihat jelas, dan pencahayaan merata. - Langkah 2: Setelah karakter berhasil di-scan, gunakan Scene Capture untuk menempatkan karakter tersebut di berbagai scene dari foto referensi lain. - Pro Tip: Anda bisa mengedit JSON Prompt secara manual di Scene Capture untuk menyesuaikan detail seperti ekspresi wajah, arah pandangan, atau aksesoris tambahan. - Hemat Credits: Gunakan tombol Re-Analyze di Scene Capture jika hasil analisis pertama kurang akurat, sebelum menekan Generate.

← Browse all lessons